Adilla Dimitri : Berkomitmen Mengembangkan Industri Film Nasional

Posted By :
January 30, 2012

Aktivitasnya di dunia hiburan memang bisa dibilang baru, sosok bapak muda bernama lengkap Adilla Dimitri ini mulai dikenal publik saat bermain film 6:30 pada 2006 silam, meski kini dirinya lebih dikenal sebagai suami dari aktris Wulan Guritno yang dinikahinya tahun 2009 lalu.

Pria yang akrab disapa Dilla ini mengungkapkan, saat ini dirinya akan me-release film feature berjudul ‘DILEMA’. Film ini memang bukan mutlak karyanya pribadi, karena Dilema’ mengusung ide omnibus yang merupakan penyatuan 5 ide cerita yang turut melibatkan 4 sutradara muda termasuk dirinya. Adapun tiga sutradara lainnya adalah Robby Ertanto Soediskam, Rinaldy Puspoyo,  dan Robert Ronny.

Dilla mengaku kecintaanya pada gambar bergerak lantaran sang Ayah yang lebih dulu gemar mengoleksi film pada zaman itu. “Sewaktu kecil bokap seneng koleksi film, saat masih zamannya laser disc, aku bisa nonton 4 film dalam sehari,” kenang Dilla.

Cerita itu kemudian berlanjut, saat ayah dari London Abigail Dimitri dan Jeremiah Alric Dimitri ini pada waktu itu bersekolah di Academy of Art University, San Fransisco. Beruntungnya Dilla yang mengambil konsentrasi periklanan ini sekamar dengan Rinaldy Puspoyo yang sekolah film.

Dari situlah Dilla mengasah kemampuanya bersama Aldy membuat naskah cerita yang kemudian di filmkan berjudul 6:30. “Jadi deh film yang ditulis pertama ’6:30′ yang shootingnya full di San Fransisco,” aku Dilla

Dalam karyanya sebagai sutradara, Dilla tidak mengkhususkan aliran film yang ia garap, meski ia mengaku lebih menyukai genre cerita drama, yang menurutnya cermin kehidupan itu banyak ditemukan dalam cerita film drama.

Pemilik dari Icon Talent Management dan Wulan Guritno Entertainment ini bertutur banyak terinspirasi dai film – film seperti ‘Crash’, ‘Babel’, ‘Amores Perros’, Training Day, ‘The Prestige’, “Kalau lokal saya suka film-film jaman dulu, yang klasik Indonesia, hampir semua saya suka,” tukasnya.

Dilla pun punya pandangan sendiri mengenai perkembangan film dalam negeri yang kian beragam, banyak bermunculanya film – film lokal yang bermutu, dengan suguhan cerita yang kian menarik. Hal tersebut meneguhkan dirinya untuk terus berbuat banyak pada Industri film Indonesia.

Ia berkeyakinan, industri film tanah air kedepan akan lebih berkembang, “Industri film perlu menemukan cara yang tepat bagi para pekerja film dalam berkarya dan berkarir tanpa mengorbankan kecerdasan mereka. Dengan demikian, jumlah dan apresiasi penonton semakin lebih baik. Jadi komitmenya harus dilakukan lebih dari sekadar kecintaan kita pada film,” tutur penggarap film Bidan Lelaki ini. (FARHAN)

Related Articles

  1. Apresiasi Gala Premiere Film Dilema
  2. Film Dream Obama akan Pecahkan Rekor
  3. Film Hollywood Stop ke Indonesia
  4. Casting 300 Pemain untuk Film Dream Obama
  5. Saksikan Segera Film “The Mentalist”

Share This!

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment. Not a member? why not Register now?



Hello, visitor!

Log in

Not yet a member?
Register now, and you can give comments on our articles.
Lost Password